Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Profil

Gambar
Sebelah kiri (hoodie merah) Nama                 : Mochamad Varel Priambodho Kelas                  : 12 TKJ 3 Hobi                   : Olahraga Fisik dan Elektronik Ttl                      : Cirebon, 23 Agustus 2000 Sekolah saat ini  : SMK MANBA'UL 'ULUM Jurusan               : Teknik Komputer dan Jaringan Instagram           : mvarelprmbdho "Teruslah berbuat baik jika itu memang baik, baik itu berguna bagi dirimu sendiri maupun bagi orang lain, bila ada segelintir orang yang tak suka, biarkan saja". Sebelah kanan (hoodie biru) Nama            ...

BAB 1 Pembentukan Tim Kerja

Kerja Proyek Teknik Informasi dan Jaringan Di dalam sebuah sistem kerja proyek haruslah membentuk sebuah tim kerja terlebih dahulu, agar semuanya dapat berjalan dengan selaras. Dan definisi tim itu sendiri adalah sekelompok orang yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang sudah di rencanakan sebelumnya. Tim juga memiliki 4 kategori yaitu : 1. Excutive Team          : Adalah sebuah tim yang membuat rencana kemudian mengarahkan kegiatan tersebut. 2. Command Team       : (Tim perintah) sebagai penengah antara tim management dengan tim project. 3. Project Team            : (Tim pekerja/pelaksana) kumpulan dari beberapa ahli/sebagai tim pelaksana. 4. Advisory Team         : (Tim penasihat) memberikan saran akan hasil akhir, memeriksa product/hasil lalu diberi saran. A. Peranan kepemimpinan dalam tim  ...

BAB 2 Pengembangan Ide Proyek

A. Identifikasi Proyek             Langkah pertama dalam siklus proyek adalah mengidentifikasi isyu yang mungkin dapat ditangani oleh suatu proyek. Biasanya untuk ini diperlukan ‘penilian kebutuhan’ untuk mengetahui apa saja kebutuhan masyarakat dan siapa saja yang terpengaruh. Hanya pada waktu kita mengetahui apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, kita dapat merancang proyek yang efektif. ‘Penilaian Kebutuhan’ ditindak lanjuti dengan ‘penilaian kapasitas’ untuk mengetahui kekuatan apa saja yang dimiliki oleh masyarakat tersebut yang dapat digunakan untuk menangulangi masalah yang ada.                          Proyek harus bertujuan untuk memperkuat kelemahan yang ada. Beberapa orang memilih untuk mengunakan istilah ‘appreciative enquiry’ dari pada ‘penilaian kebutuhan’ dan ‘penilaian kapasitas’. Dalam hal ini, proses ...

BAB 3 Kebutuhan Pelanggan

   A.     Kebutuhan Pelanggan Perusahaan dapat mendefinisikan pasar sasaran namun gagal memahami kebutuhan pelanggan. Meskipun pemasaran adalah memenuhi kebutuhan secara menguntungkan, memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan tidak selalu merupakan tugas yang sederhana. Beberapa pelanggan memiliki kebutuhan yang tidak mereka sadari. Atau mereka tidak dapat mengutarakan kebutuhankebutuhan ini. Atau mereka menggunakan bahasa yang membutuhkan penafsiran. Apa artinya jika pelanggan meminta mobil yang "tidak mahal", mesin pemotong rumput yang "kuat", mesin bubut yang "cepat", baju renang yang "menarik", atau hotel yang "tenang"? Kita dapat membedakan lima jenis kebutuhan : • Kebutuhan yang diutarakan (pelanggan menginginkan sebuah mobil yang tidak mahal) • Kebutuhan nyata (pelanggan menginginkan sebuah mobil dengan biaya operasi yang rendah, bukannya harga beli yang murah) • Kebutuhan yang tidak diutarakan (pelanggan mengharapkan...

BAB 4 Pendelegasian Tugas dan Tanggung Jawab

A. URAIAN TUGAS Deskripsi pekerjaan adalah penyataan tertulis mengenai gambaran suatu pekerjaan, kondisinya, dan hubungannya dengan bagian lain dalam organisasi. Job description adalah bagian penting dari sistem pengembangan SDM. Ibarat navigator, job desc adalah peta yang menentukan arah, kemana harus berbelok, berapa kecepatan yang diperlukan dan seterusnya. Menurut Stone, 2005 Job description (deskripsi pekerjaan) atau deskripsi posisi adalah pernyataan tertulis yang menjelaskan mengapa pekerjaan ada, apa yang dilakukan pemegang pekerjaan sebenarnya, bagaimana mereka melakukannya dan dalam kondisi apa pekerjaan itu dilakukan. Tidak ada format standar yang digunakan untuk menulis deskripsi pekerjaan; format, pada kenyataannya, tergantung pada preferensi manajemen dan bagaimana deskripsi pekerjaan akan digunakan. (Mayori, 2016) B. Tanggung Jawab            Hal ini bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian hidup manu...

BAB 5 Analisis Topik Proyek

A.Manageble Topic (Topik terjangkau)             Salah satu saran yang sangat simpatik adalah “jangan sekali-kali melakukan apapun yang ada di luar jangkauan kemampuan diri sendiri” . Dengan demikian, hal-hal di bawah ini perlu diperhatikan: a. Apakah latar belakang pengetahuan, kecakapan, dna kemampuan diri sendiri, sudah cukup untuk     memecahkan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan topic yang akan dikerjakan? b. Apakah waktu, dana telah dipikirkan dengan masak dan mencukupi? c. Apakah topic tersebut dapat memperoleh konsultan/pembimbing dengan mudah? d. Apakah tidak ada hambatan-hambatan dari pihak-pihak lain, berkenaan dengan topic tersebut?   Suatu penelitian tidak akan berhasil dengan memuaskan bilamana mahasiswa tidak mempunyai bekal pengetahuan juga kecakapan tentang cara-cara mencari dan mengolah data yang telah terkumpul.. (Rohman, 2011) B.Obtainable Data...