BAB 1 Pembentukan Tim Kerja
Kerja Proyek Teknik Informasi dan Jaringan
Di dalam sebuah sistem kerja proyek haruslah membentuk sebuah tim kerja terlebih dahulu, agar semuanya dapat berjalan dengan selaras. Dan definisi tim itu sendiri adalah sekelompok orang yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang sudah di rencanakan sebelumnya. Tim juga memiliki 4 kategori yaitu :
Di dalam sebuah sistem kerja proyek haruslah membentuk sebuah tim kerja terlebih dahulu, agar semuanya dapat berjalan dengan selaras. Dan definisi tim itu sendiri adalah sekelompok orang yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang sudah di rencanakan sebelumnya. Tim juga memiliki 4 kategori yaitu :
1. Excutive
Team : Adalah sebuah tim yang
membuat rencana kemudian mengarahkan kegiatan tersebut.
2.
Command Team : (Tim perintah) sebagai
penengah antara tim management dengan tim project.
3.
Project Team : (Tim
pekerja/pelaksana) kumpulan dari beberapa ahli/sebagai tim pelaksana.
4.
Advisory Team : (Tim penasihat)
memberikan saran akan hasil akhir, memeriksa product/hasil lalu diberi saran.
A. Peranan kepemimpinan dalam tim
Kepemimpinan didefinisikan sebagai
proses untuk memberikan pengarahan dan pengaruh pada kegiatan yang berhubungan
dengan tugas sekelompok anggotanya. Mereka yakin bahwa tim tidak akan sukses
tanpa mengkombinasikan kontribusi setiap anggotanya untuk mencapai tujuan akhir
yang sama. (Bintan, 2011)
Komposisi
Tim yang Efektif
1.Seorang
pemimpin (ketua), yaitu seorang pemikir yang disiplin yang bertugas
mengorganisir dan mengkoordinir tim, memelihara keseimbangan usaha dan menjadi
titik tumpu tim dalam menjaga posisi mereka. .
2.Seorang pembentuk, orang yang memiliki kemampuan untuk memberikan dinamika
dan pengarahan kepada tim, menyediakan motivasi, kreatif. 3.Seorang pemikir, yang dapat menyediakan
gagasan bagi kemajuan tim. 4.Seorang pengevaluasi, yang dapat
mengevaluasi permasalahan yang ada dan hasil kerja tim. 5.Seorang penyelidik
sumberdaya, yang menyediakan informasi dan jejaring sosial dan relasi 6.Seorang
pekerja tim, yang secara efisien berhubungan langsung dengan pekerjaan,
memecahkan konflik, memperlancar hubungan dan memotivasi rekan satu tim.
7.Seorang penyelaras akhir, yang memandu
dan memberi peringatan kepada tim jika terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan
komitmen bersama. (Somad, 2013)
B.Keterbukaan
Dan Saling Percaya
Dalam suatu organisasi sangat
diperlukan adanya suatu kerja sama kelompok (teamwork) agar anggotanya dapat
saling berhubungan dan bekerja sama satu sama lain. Suatu organisasi atau
perusahaan, biasanya terdiri atas beberapa bagian atau unit kerja, dimana
masing-masing bagian atau unit kerja tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi
saling berkaitan satu sama lain. (Tamba, 2015) Secara umum, Teamwork yang
efektif ditandai oleh beberapa hal, yaitu : 1.Adanya rasa ketergantungan dan
kebersamaan antar anggota 2.Terbentuknya rasa nyaman dan situasi kompetitif
yang sehat 3.Munculnya komitmen yang tinggi dalam mencapai sasaran kerja
4.Terbentuknya kompetensi penanggulangan konflik dan stress kerja yang efektif.
(Harahap, 2013)
C.Komunikasi
Yang dimaksud dengan proses
komunikasi adalah proses yang menggambarkan kegiatan komunikasi antar manusia
yang bersifat interaktif, relasional, dan transaksional dimana komunikator
mengirimkan pesan kepada komunikan melalui media tertentu dengan maksud dan
tujuan tertentu. Sejalan dengan pendapat Gibson (1994) proses komunikasi
terdiri dari lima unsur yakni:Komunikator, pesan, perantara, penerima, dan
balikan. Sementara Berlo (1960) menggambarkan proses komunikasi terdiri dari
tujuh elemen yakni: 1) Sumber komunikasi 2) Pengkodean 3) Pesan 4) Saluran 5)
Pendekodean 6) Penerima, dan 7) Umpan balik. (Lubis, 2008)
Komentar
Posting Komentar