BAB 3 Kebutuhan Pelanggan
A. Kebutuhan Pelanggan
Perusahaan dapat mendefinisikan
pasar sasaran namun gagal memahami kebutuhan pelanggan. Meskipun pemasaran
adalah memenuhi kebutuhan secara menguntungkan, memahami kebutuhan dan
keinginan pelanggan tidak selalu merupakan tugas yang sederhana. Beberapa
pelanggan memiliki kebutuhan yang tidak mereka sadari. Atau mereka tidak dapat
mengutarakan kebutuhankebutuhan ini. Atau mereka menggunakan bahasa yang
membutuhkan penafsiran. Apa artinya jika pelanggan meminta mobil yang
"tidak mahal", mesin pemotong rumput yang "kuat", mesin
bubut yang "cepat", baju renang yang "menarik", atau hotel
yang "tenang"? Kita dapat membedakan lima jenis kebutuhan :
•
Kebutuhan yang diutarakan (pelanggan menginginkan sebuah mobil yang tidak
mahal)
•
Kebutuhan nyata (pelanggan menginginkan sebuah mobil dengan biaya operasi yang
rendah, bukannya harga beli yang murah)
•
Kebutuhan yang tidak diutarakan (pelanggan mengharapkan pelayanan yang baik
dari penyalur)
• Kebutuhan kegembiraan/delight (pelanggan membeli mobil dan mendapatkan hadiah
peta jalan dalam suatu negara)
• Kebutuhan rahasia (pelanggan ingin dipandang teman-temannya sebagai konsumen
cerdas berorientasi nilai). (BELAJAR, 2014).
B. Pangsa Pasar
Proyek
Pangsa pasar adalah (market
segment) bagian dari keseluruhan permintaan suatu barang yang mencerminkan
golongan konsumen menurut ciri khasnya, seperti dari tingkat pendapatan, umur,
jenis kelamin, pendidikan, dan juga status sosial. Market share ialah bagian
pasar yang dikuasai oleh suatu perusahaan dan seluruh potensi jual, biasanya
dinyatakan dalam persentase. Atau Pangsa pasar (market share) adalah persentase
total dari penjualan suatu perusahaan (dari seluruh sumber) dengan total
penjualan jasa ataupun produk dalam industri. (N, 2015).
C. Faktor Lingkungan
Eksternal
Lingkungan eksternal atau
lingkungan yang berada di luar organisasi saling mempertukarkan sumber dayanya
dengan organisasi tersebut dan tergantung satu sama lain. Organisasi
mendapatkan input (bahan baku, uang, tenaga kerja) dari lingkungan eksternal,
kemudian ditransformasikan menjadi produk dan jasa sebagai output bagi
lingkungan eksternal. Definisi lingkungan eksternal adalah sebagi berikut:
•
Lingkungan eksternal adalah semua kejadian di luar perusahaan yang memiliki
potensi untuk mempengaruhi perusahaan (Chuck Williams, 2001:51).
•
Lingkungan eksternal terdiri dari unsur-unsur di luar perusahaan yang sebagian
besar tak dapat dikendalikan dan berpengaruh dalam pembuatan keputusan oleh
manajer. (Handoko”, 2006)
•
Lingkungan eksternal terdiri atas unsur-unsur yang berada di luar suatu
organisasi, yang relevan pada kegiatan organisasi itu (James A.F.
Stoner,1996:66). (Manua, 2012)
Lingkungan
eksternal juga dapat dibagi menjadi dua unsur, antara lain:
⋗
Menurut James A.F. Stoner:
1. Unsur-unsur tindakan langsung
(direct action).
2. Unsur-unsur tindakan tak langsung
(indirect action).
⋗
Menurut T. Hani Handoko:
1. Lingkungan ekstern mikro.
2. Lingkungan ekstern makro.
⋗
Menurut Chuck Williams:
1. Lingkungan khusus.
2. Lingkungan umum.
3. Lingkungan yang berubah.
Komentar
Posting Komentar